Cara Memperbanyak Koloni Semut Kroto

CARA MEMPERBANYAK KOLONI SEMUT

 

CARA MEMPERBANYAK KOLONI SEMUT

Dalam budidaya kroto, anda tentu ingin semut kroto anda semakin berkembang sehingga bisa panen dan mencapai hasil maksimal bukan? Jangan khawatir, juragankrotobagus kali ini berbagi ide cara memperbanyak koloni semut rang-rang. Informasi ini bisa anda dapatkan, cukup dengan sering mengunjungi blog ini. Gratis kok bos, tidak dipungut biaya seperti pelatihan.. hehe.. promosi nih..

Kita mulai ya, cara memperbanyak koloni semut bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan menyediakan toples kosong di dekat semut yang sudah penuh dengan koloni. Toples kosong ini sebelumnya kita bolongi kecil seukuran puntung rokok. Fungsinya adalah sebagai jalur untuk keluar masuk semut dalam mencari makanan dan minuman.

Di samping itu, fungsinya tentu untuk sumber oksigen bagi semut supaya bisa bertahan di dalam toples koloni. Untuk bolongan toples ini, jangan terlalu banyak. Cukup satu atau maksimal dua saja. Bahkan, kadangkala jika dibolongi dua lokasi, yang satu biasanya ditutup olehkoloni semut sendiri.

Setelah toples yang anda bolongi tadi disiapkan di dekat toples yang penuh koloni, lihat dan tunggu saja perkembangannya nanti. Biasanya semut akan masuk dengan sendirinya. Peran anda tinggal membantunya dengan menyediakan makanan di dekatnya.

Cara kedua adalah dengan pecah koloni. Yang dimaksud dengan pecah koloni ini adalah mengambil toples yang sudah penuh dengan semut rang-rang, kemudian anda pecah jadi dua toples. Maka, untuk satu toples yang akan dipecah, siapkan 1 toples kosong di dekat toples yang telah anda pecah ini. Syaratnya, ketika anda memecah koloni, jangan sampai ada toples yang sudah bersarang di rak anda.

Tahukah anda apa alasan mengapa dilarang menaruh toples yang sudah bersarang di rak yang dipergunakan untuk pecah koloni? Jawabannya jelas. Yaitu supaya semut yang dipecah mau masuk ke toples kosong tadi. Karena jika di tempat pecah koloni ada sarang semut, bisa dipastikan semut akan pindah ke sarang yang sudah jadi itu.

Sekian dulu ya bos, besok dilanjut lagi… kalau ingin konsultasi langsung silahkan kontak kami ya bos, di 083878208399. makash.. jangan lupa komennnya ya

Iklan

Memahami Perilaku Semut rangrang penghasil kroto

Memahami Perilaku Semut Rangrang

Semut rangrang adalah salah satu hewan yang terorganisir dan pemberani. Semut rangrang hidup berkoloni (bergerombol) bersama kelompoknya. Mereka saling membantu dan bekerjasama satu sama lain.  Ada semut ratu, pekerja, prajurit dan betina. Semua saling bekerjasama demi mempertahankan hidup dan melanjutkan keturunan dengan menghasilkan telur yang biasa disebut kroto.

Semut rangrang memiliki kemampuan melumpuhkan luar biasa untuk melumpuhkan korban atau mangsanya. Meskipun ukuran tubuhnya kecil dengan beberapa cm saja, semut rangrang mampu mematikan mangsanya yang berukuran lebih besar seperti ulat dan hewan lainnya dari gigitannya yang kuat.

Semut rangrang adalah hewan agresif, aktif dan menyukai ketinggian. Oleh karenanya, ia suka naik ke atas ke posisi yang lebih tinggi. Setiap ada gangguan dari luar, semut rangrang langsung sigap menggigit korbannya dengan kuat.  Coba saja anda mendekati semut, langsung saja ia menggigitnya dengan gigitan yang menyakitkan.

Semut rangrang juga termasuk hewan yang tidak pernah putus asa. Ia selalu berjuang untuk mendapatkan makanan. Memang, secara biologis, habitat aslinya adalah di alam bebas dengan membuat “Tombol” di pepohonan. Namun, seiring perkembangan zaman, kini mulai dicoba dibudidayakan atau dikembangkan dengan aneka metode. Ada metode semi alam dengan memakai pohon tanaman, media toples, media paralon, media pipa, media botol aqua gallon air minum dan yang terakhir media besek.

 

Tentu cara budidaya kroto tersebut masing masing ada kelebihan dan kekurangannya. Anda bebas untuk mencobanya. Hanya saja, mengingat ini adalah hal yang baru, belum ada standar yang baku dan dipatenkan. Dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam terutama terkait manakah cara budidaya kroto yang efektif dan efisien. Semoga saja ke depan akan ada terobosan pengembangan semut rangrang yang lebih efektif sehingga potensi keberhasilan lebih tinggi.

Sumber : http://www.juragankrotobagus.blogspot.com