Kapan saat yang tepat memulai Budidaya Kroto

Januari, Bulan yang bagus untuk Memulai Budidaya Kroto

Sebenarnya, bulan apapun bisa memulai budidaya kroto. Namun, Bulan januari adalah Bulan yang paling tepat untuk memulai budidaya kroto? Apa pasal? Bulan Januari adalah bulan dimana siklus semut jantan akan segera berakhir. Seperti diketahui, di Bulan sebelumnya Oktober –Desember, semut jantan muncul dan mudah ditemukan dalam budidaya kroto atau ternak kroto. Di bulan tersebut, biasanya, semut jantan akan kawin sama caltu/ ratu. Akibatnya, biasanya, sarangnya menjadi jelek, krotonya juga sedikit.

Bulan Januari merupakan periode berakhirnya siklus semut jantan. Berakhirnya semut jantan memberikan kabar baru yang bagus dan membahagiakan bagi peternak kroto. Terbukti, di saat Bulan Januari ini, sarang koloni semut kroto cepat penuh dan kelihatan atau tampak krotonya di toples. Setali tiga uang, produksi kroto meningkat pesat di Bulan Januari ini. Dan anda, terutama mancing mania dan kicau mania tak lagi kesulitan kroto, apalagi bila mampu membudidayakan kroto sendiri.

Memang, seperti di artikel sebelumnya, semut jantan satu sisi berkah, di sisi lain musibah. Berkah karena semut jantan lah yang membuat caltu, ratu berproduksi. Namun, musibah, bila penangananya tidak tepat.  Populasi semut jantan harus dikurangi di Bulan Nopember- Desember awal.

Pada dasanrnya masih menjadi rahasia alam mengapa semut memiliki siklus tersebut. Yang jelas kita bisanya Cuma belajar dan berusaha. Solusinya, kita hanya melakukan pencegahan. Yakni di Bulan Agustus atau September, sebaiknya toples kroto anda dipanen. Ini untuk mengurangi populasi semut jantan atau memutus gen semut jantan.

Namun, bila sudah terlanjur, sejauh ini tidak ada cara lain, kecuali mengurangi populasi semut jantan. Memang, Bulan Oktober –Desember adalah bulan “rawan” bagi peternak kroto. Namun, memasuki Bulan Januari sampai Agustus adalah masa emas dalam budidaya kroto. Hampir tidak ada kendala berarti di Bulan ini. Biasanya semut akan cepat berkembang. Produksi kroto juga bagus.

Itulah sebabnya, bila anda tertarik budidaya kroto, memulai di Bulan Januari adalah langkah saat yang tepat. Sebagaimana manusia, entah mungkin kebetulan, Bulan Januari adalah babak baru dan semangat baru menuju lebih baik. Bulan Januari adalah bulan harapan. Bulan Januari menandai semangat baru dan alam memberikan respons positif dan meminjam bahasanya Ronda Byrne dalam The Secret, seolah hukum The Law Off Attraction (hukum daya tarik alam) berlaku dalam hal ini. Dimana fikiran dan perasaan kita menarik energi yang sama. Bila kita berfikir dan merasa positif, hasilnya pun sama. Salam sukses semangat.

 

bibit kroto super

bibit kroto super

Iklan

Memahami Perilaku Semut rangrang penghasil kroto

Memahami Perilaku Semut Rangrang

Semut rangrang adalah salah satu hewan yang terorganisir dan pemberani. Semut rangrang hidup berkoloni (bergerombol) bersama kelompoknya. Mereka saling membantu dan bekerjasama satu sama lain.  Ada semut ratu, pekerja, prajurit dan betina. Semua saling bekerjasama demi mempertahankan hidup dan melanjutkan keturunan dengan menghasilkan telur yang biasa disebut kroto.

Semut rangrang memiliki kemampuan melumpuhkan luar biasa untuk melumpuhkan korban atau mangsanya. Meskipun ukuran tubuhnya kecil dengan beberapa cm saja, semut rangrang mampu mematikan mangsanya yang berukuran lebih besar seperti ulat dan hewan lainnya dari gigitannya yang kuat.

Semut rangrang adalah hewan agresif, aktif dan menyukai ketinggian. Oleh karenanya, ia suka naik ke atas ke posisi yang lebih tinggi. Setiap ada gangguan dari luar, semut rangrang langsung sigap menggigit korbannya dengan kuat.  Coba saja anda mendekati semut, langsung saja ia menggigitnya dengan gigitan yang menyakitkan.

Semut rangrang juga termasuk hewan yang tidak pernah putus asa. Ia selalu berjuang untuk mendapatkan makanan. Memang, secara biologis, habitat aslinya adalah di alam bebas dengan membuat “Tombol” di pepohonan. Namun, seiring perkembangan zaman, kini mulai dicoba dibudidayakan atau dikembangkan dengan aneka metode. Ada metode semi alam dengan memakai pohon tanaman, media toples, media paralon, media pipa, media botol aqua gallon air minum dan yang terakhir media besek.

 

Tentu cara budidaya kroto tersebut masing masing ada kelebihan dan kekurangannya. Anda bebas untuk mencobanya. Hanya saja, mengingat ini adalah hal yang baru, belum ada standar yang baku dan dipatenkan. Dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam terutama terkait manakah cara budidaya kroto yang efektif dan efisien. Semoga saja ke depan akan ada terobosan pengembangan semut rangrang yang lebih efektif sehingga potensi keberhasilan lebih tinggi.

Sumber : http://www.juragankrotobagus.blogspot.com

AGAR SUKSES DALAM BUDIDAYA KROTO/TERNAK KROTO

AGAR SUKSES DALAM BUDIDAYA KROTO/TERNAK KROTO.

Kita akui, bahwa segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang instant. Semua hal butuh perjuangan, kerja keras, ketekunan dan kesungguhan dalam menuju gerbang keberhasilan. Sama halnya dalam budidaya kroto, kesungguhan dan kerja keras serta semangat untuk belajar dan maju mutlak diperlukan.
Pertama, menjadi mental pembelajar. Budidaya kroto meski sekilas tampak mudah, tetap membutuhkan ilmu khusus dalam tingkat penerapannya. Sehingga ketika anda gagal dalam budidaya kroto, jangan lantas memvonis bahwa ini mustahil bakal berhasil. Namun, bukalah pikiran anda bahwasanya pasti ada jalan, jika mau belajar.

Kedua, rawatlah bibit semut kroto anda dengan cara yang benar. Berikanlah makanan dan minuman tepat waktu. Jangan sampai anda memberikan makanan telat waktu. Sebab bila itu terjadi, bisa dipastikan bibit semut kroto anda setress dan semakin habis.

Ketiga, hindari cahaya yang terlalu terang dalam lokasi budidaya kroto anda. Mengapa demikian? Lokasi yang terlalu cerah menyebabkan semut merasa tidak nyaman di kandangnya. Maka, pilihlah lokasi yang agak sedikit gelap sehingga bibit semut kroto anda nyaman dan terus berproduksi.

Keempat., usahakan dalam ruangan atau lokasi yang sepi. Sebaliknya, lokasi semut yang ramai kurang baik bagi budidaya kroto.

Kelima, selalu memerhatikan kondisi koloni semut. Bila ada toples yang tampak mulai ditinggalkan koloni semut, segeralah pindah toples tersebut (tanpa merusak sarang didalamnya) ke tempat tepi.

Keenam, hindari kontak matahari langsung. Kontak matahari langsung membuat semut kepanasan. Akibatnya, semut bisa setress dan menjatuhkan diri ke lantai. Ketujuh, usahakan dalam ruangan beratap yang sejuk.

Ketujuh, usahakan ada ratu semut rangrang dalam jumlah yang wajar. Ratu menurut pengalaman kami sangat penting karena membuat semut nyaman dan turut menyumbang dalam produksi telur kroto.

Hindari budidaya kroto di bawah ruangan yang panas, misalnya di bawah seng, asbes dan lain sebagainya. Demikian sedikit tips sukses dalam budidaya kroto. Semoga bermanfaat dan anda bisa berhasil dalam budidaya kroto di masing-masing daerah anda.

 

 

Cara Memberi Makanan dalam Ternak/Budidaya Kroto

cara memberi makan dalam budidaya kroto semut rangrang

Kembali dengan cara ternak kroto, kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara memberi makan semut rangrang. Ya, semut rangrang memang tergolong hewan karnivora (pemakan daging) , serangga atau hewan yang tergolong agresif. Seiring dengan perkembangan zaman, semut rangrang pun kini bisa dibudidayakan dengan teknik tertentu.

Langsung saja, cara memberi makan semut rangrang adalah sebagai berikut. Pertama, berikan salah satu hewan berikut semacam ulat hongkong, ulat kayu, kepik, jangkrik dan semacamnya. Taruh makanan tersebut dalam baki atau wadah dalam jumlah tertentu di lantai (rak). Usahakan agar pemberian makanan semut rangrang ini secukupnya saja dan di dekat bibit kroto anda. Misal, jika anda memiliki 50 toples, maka anda bisa menggunakan ulat hongkong sebesar 1 ons dalam seminggu.

Pertanyaan berikutnya, kalau habis sebelum seminggu bagaimana? Ya mudah saja, tinggal belikan saja ke penjual di pakan burung. Intinya, usahakan agar makanan semut rangrang tidak habis sama sekali. Karena, jika makanannya habis, semut bisa saja setress dan berusaha kabur serta berusaha membuat jembatan bergantungan atau malah bunuh diri terjun bebas.

Kedua, berikutnya siapkan minuman air gula secukupnya. Bagaimana takarannya? Sederhana saja, pada prinsipnya adalah manis. Lebih manis lebih baik. Bagaimana cara pembuatannya? Mudah saja, tinggal siapkan air dalam bentuk mentah ataupun yang sudah direbus. Lalu, masukkan gula pasir ke dalam wadah yang telah disiapkan. Aduk terus menerus sampai rata. Kalau sudah merata, baru kemudian taruh dalam wadah khusus semisal baki, lalu taruhlah di rak tempat budidaya kroto anda.

Makanan dan minuman semut rangrang tersebut usahakan agar selalu ada. Lalu yang perlu diperhatikan, usahakan agar makanannya semisal ulat hongkong, jangkrik dll dalam kondisi fresh atau segar. Mengapa? Karena kandungan proteinnya masih terjaga. Demikian pula dengan minumannya, usahakan agar jangan terlalu banyak sehingga sampai berubah warna atau basi. Sebab, kalau basi dikhawatirkan akan muncul bakteri yang bisa mengganggu perkembangan budidaya kroto semut rangrang dalam ternak semut rangrang anda.